Pages

"Semua penulisan akan mati. Hanya karyanya sahaja yang terus abadi. Maka tulislah sesuatu yang dapat membahagiakan dirimu di akhirat nanti " - Saidina Ali Abi Talib

Gunakanlah setiap apa yang ada di sini, moga setiap satunya memberi kebaikan untuk dirimu.
Cukuplah semua ini sekadar satu peringatan. -AfifahasdfghjKL

6/26/15

# 226

Bismillahirrahmanirrahim.

Sinar api berpancaran
Penglihatan ku samar samar
Kemudian matahari muncul
Engkau telah hilang.


Subuh itu
Jiwaku luluh
Hatiku rapuh
Jasadku renyuk
Wajahku layu

Kujejak kaki di tanah pusaka itu
Adindaku mengeluh di tepi pintu
Kekandaku meratap di sisimu
Aku bersimpuh di hadapanmu
Mengenang nasibku
Alangkah rindu ini tiada lagi pengubatnya
Alangkah kehilangan ini sama seperti dua tahun sudahnya

Tidak mengapa bisik pada hati
Aku redha lafaz pada bibir
Keduanya bukti sudah tiba dipulangkan
Mahu tidak mahu aku ini tiada daya apa


Kutitip rindu akan kehilangan ini
bersama khabar berita
buat bonda dan ayahanda
bahawa anakanda-mu ini
sudah menjadi gadis perawan dua puluh-an

Moga berbahagialah kalian sepasang kekasih disana, anakmu bakal mengikutimu

- TANAH PUSAKA, PANTAI SEPAT(16/6/2015)





{Subhanallah Walhamdulillah Allahu Akbar}

✿ Al-Imran ( 3:159 )

Maka dengan sebab rahmat dari Allah, engkau telah bersikap lemah-lembut kepada mereka, dan kalaulah engkau bersikap kasar lagi keras hati, tentulah mereka lari dari kelilingmu. Oleh itu maafkanlah mereka, dan pohonkanlah ampun bagi mereka, dan juga bermesyuaratlah dengan mereka dalam urusan itu. kemudian apabila engkau telah berazam, maka bertawakalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Mengasihi orang-orang yang bertawakal kepadaNya.