Pages

"Semua penulisan akan mati. Hanya karyanya sahaja yang terus abadi. Maka tulislah sesuatu yang dapat membahagiakan dirimu di akhirat nanti " - Saidina Ali Abi Talib

Gunakanlah setiap apa yang ada di sini, moga setiap satunya memberi kebaikan untuk dirimu.
Cukuplah semua ini sekadar satu peringatan. -AfifahasdfghjKL

6/4/15

# 224

Bismillahirrahmanirrahim.

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
Ketika kita menangis?
Ketika kita membayangkan?
Itu karena hal terindah di dunia tidak terlihat

Ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita,
Kita bergabung dengannya 
dan jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan cinta.

Ada hal hal yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,
kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.

Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.

Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata ” aku turut berbahagia untukmu ”


Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.

Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, 
entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
Kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada, 
cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan pilihan hidup
yang telah kau buat.

Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata ”aku lupa ….”
menunggu selamanya ketika kamu berkata ”tunggu sebentar ”
tetap tinggal ketika kamu berkata ”tinggalkan aku sendiri ”
membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”
mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.

Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.

Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang iu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.


Kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau sadari 

Duhai akhawat, cinta ini milikku lalu kutitipkan rasa ini padamu dengan pengakhirannya, "wajama'a bainakuma fii khair"

Syukran


{Subhanallah Walhamdulillah Allahu Akbar}

✿ Al-Imran ( 3:159 )

Maka dengan sebab rahmat dari Allah, engkau telah bersikap lemah-lembut kepada mereka, dan kalaulah engkau bersikap kasar lagi keras hati, tentulah mereka lari dari kelilingmu. Oleh itu maafkanlah mereka, dan pohonkanlah ampun bagi mereka, dan juga bermesyuaratlah dengan mereka dalam urusan itu. kemudian apabila engkau telah berazam, maka bertawakalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Mengasihi orang-orang yang bertawakal kepadaNya.